Showing posts with label Remeh temeh. Show all posts
Showing posts with label Remeh temeh. Show all posts

Saturday, July 6, 2013

ROADSHOW "FESTIVAL SERAYU BANJARNEGARA" DI TVRI SEMARANG

       Hari Selasa, 25 Juni 2013 yang lalu, di TVRI di adakan roadshow dalam rangka mempromosikan kegiatan FESTIVAL SERAYU BANJARNEGARA. Festival yang baru pertama kali akan diadakan di Kabupaten Banjarnegara ini akan diselenggarakan pada tanggal 24 - 31 Agustus 2013. Roadshow diikuti oleh seluruh Kepala SKPD di Kabupaten Banjarnegara dan sebagai narasumber adalah Wakil Bupati Banjarnegara, Bapak Hadi Supeno dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Bapak Azis. Acara ini disiarkan secara langsung dari pukul 18.15 - 19.00 wib.
        Kegiatan Festival Serayu Banjarnegara atau yang sering disingkat FSB ini, diadakan dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Banjarnegara yang jatuh setiap tanggal 22 Agustus. 
Gb. Roadshow FSB di TVRI Semarang
    Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk mengisi acara ini. Ada parade budaya yang akan menampilkan budaya dan kesenian - kesenian khas Banjarnegara yang saat ini nyaris sulit dijumpai lagi. Dan untuk ini, telah disiapkan kelompok - kelompok kesenian yang sudah mulai dibina. Ada Gelar Seni yang akan diadakan sepanjang waktu di beberapa tempat, seperti pertunjukkan musik, film indi, kesenian kontemporer, wayang kulit, dari pagi hingga malam hari. Ada juga ekspo produk - produk Banjarnegara dan hasil - hasil pembangunan di Kabupaten Banjarnegara. 
      Sebagai puncak kegiatan adalah acara PARAK IWAK. Acara ini merupakan penyebaran benih ikan yang diambil dari 7 (tujuh) telaga di Dieng dan disebarkan di Sungai Serayu. Benih ikan dibawa dari Dieng dengan iring - iringan kesenian. Kemudian benih diinapkan semalam di Kecamatan Madukara sebelum esoknya disebarkan di Sungai Serayu. Kemudian dilanjutkan dengan pencarian ikan oleh masyarakan yang datang dengan menangkapnya menggunakan tangan kosong (parak). Beberapa ikan telah dipasang tanda khusus untuk mendapatkan hadiah bagi yang berhasil menangkapnya. Kegiatan parak iwak ditutup dengan do'a dan makan bersama dari tenong yang dibawa oleh peserta. disediakan sekitar 7.700 tenong yang masing - masing berisi 10 (sepuluh) takir (nasi rames yang diwadahi daun pisang) untuk makan bersama pengunjung dan seluruh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
     Kegiatan FSB akan ditutup dengan acara BANJARNEGARA BERSHALAWAT, yang diharapkan akan dihadiri oleh sebanyak - banyaknya masyarakat dan dipusatkan di alun - alu. Acara ini sebagai permohonan dan do'a agar Kabupaten Banjarnegara senantiasa dilindungi oleh Allah SWT dan dapat mencapai apa yang dicita - citakan yaitu masyarakat sejahtera, berdaya saing dan berakhlak mulia.
         Mari kita sukseskan FESTIVAL SERAYU BANJARNEGARA!!!

Friday, June 21, 2013

LADA PERDU DALAM POT

       Semua ibu rumah tangga pasti tahu lada. Tapi mungkin tidak semua tahu tentang tanaman lada. Kalaupun tahu, mungkin yang diketahuinya adalah tanaman lada yang memanjat di pohon inang. Sehingga, ketika aku mengajak beberapa ibu untuk menanam lada, sontak mereka menolak karena membayangkan rumah yang akan gelap dan rimbun karena harus ada pohon yang akan dirambati si lada. Tapi, setelah melihat lada perdu yang kutanam dalam pot, maka menanam lada bukanlah menjadi hal yang sulit. Tanaman lada yang ditanam dalam pot ini sekaligus juga berfungsi sebagai tanaman hias. Tanaman hias yang lebih bermanfaat tentunya selain karena keindahannya.
Gb. Lada Perdu Mulai Berbunga Enam Bulan Setelah Tanam
      Menanam dan memelihara lada perdu tidaklah sulit. Kali ini aku mau berbagi pengalaman bertanam lada perdu dalam pot. Tapi sekali lagi, ini murni pengalamanku saja yang tidak memiliki ilmu di bidang pertanian. Sudah sekitar sepuluh tahun aku menanam lada perdu di dalam pot. Sempat juga kutanam di tanah, tapi akhirnya kembali kutanam di pot karena lebih praktis bila akan memindah - mindahkan serta keterbatasan lahan.

Gb. Letakkan di Tempat Yang Terkena Sinar Matahari
        Pertama - tama kita siapkan bibitnya. Bibit lada disiapkan dari indukan sehat dengan cara merunduk. Batang primer indukan dirundukkan ke tanah dan ditimbun dengan tanah pada ruasnya.  Pilih batang primer yang memiliki beberapa batang sekunder, sehingga ketika siap tanam bibit sudah memiliki cabang. Setelah beberapa minggu, akan muncul akar dari ruas yang tertutup tanah tersebut. Setelah cukup kuat dengan akar yang cukup banyak, maka potong batang di bawah akar dan biarkan tanaman hidup "mandiri" selama dua atau tiga minggu. Tanaman siap dipindahkan.
         Siapkan media tanam yang gembur dan porous. Aku biasa menggunakan campuran kompos, tanah kebun dan sekam bakar dengan perbandingan 2 : 1 : 2. Sekam bakar suka kupakai karena akan memberikan porousitas yang cukup dan juga meringankan media. Sehingga mudah dipindah - pindahkan. 
          Siapkan pot atau tempat menanam yang cukup besarnya. Letakkan pecahan bata atau genting pada sepertiga bagian pot, lalu isi dengan media hingga setengahnya. Tanam bibit lada dan timbun dengan media sampai hampir penuh. Siram dengan air sampai seluruh media basah. Letakkan di tempat teduh selama beberapa minggu (sekitar dua minggu) sebelum diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari. Pohon lada menyukai intensitas cahaya matahari penuh.
             
Gb. Berbuah Sepanjang Tahun
Siram tanaman setiap hari. Pastikan medianya selalu gembur dan basah tapi tidak tergenang. Air yang tergenang menyebabkan akarnya membusuk atau tanaman terkena jamur. Beberapa hama yang sering dijumpai adalah kutu. Ada yang berwarna hitam, kuning atau hijau. Ada yang menyerang batang atau buah. Tidak usah disemprot dengan pestisida, bersihkan saja secara mekanik. Lain halnya kalau skalanya besar untuk industri. Ini kan hanya untuk konsumsi sendiri dalam jumlah kecil. 
            Pohon lada akan mulai berbunga sekitar enam bulan setelah tanam. Satu tahun kemudian, buahnya siap dipanen. Buah yang siap dipanen berwarna kuning atau kemerahan. Panen lada dengan cara memetik tandan buah yang tangkainya ada di ketiak daun pada ruas cabang. 
            Pohon lada yang sehat akan berbunga dan berbuah sepanjang tahun. Perawatan yang penting lainnya adalah pemupukan dan repotting (memindahkan ke pot yang lebih besar) bila pohon makin rimbun. Mengganti media agar selalu gembur dan subur. 
Gb. Buah Yang Matang. Eh...ada yang busuk! :p
           Setelah dipanen, lada diolah sampai siap untuk dijadikan bumbu. Bisa dibuat lada putih atau lada hitam dan siap menyedapkan masakan kita. Hanya dengan memiliki sepuluh pot saja, sepanjang tahun tak perlu beli lada. Tertarik? Kenapa tidak mencoba?

MENANAM PANDAN DALAM POT UNTUK PERSIAPAN BULAN PUASA

       Alkhamdulillah. Tidak terasa satu tahun berlalu sejak puasa lalu dan bulan puasa akan segera tiba. Insya Allah kita diberi kesempatan untuk kembali menyambut dan mengisi hari - hari di bulan puasa mendatang dengan makin baik. Aamiin.
Gb. Tanaman Pandan Tua Calon Indukan
       Hal penting yang harus disiapkan menyambut Ramadhan adalah fisik dan mental, jasmani dan rohani. Berbagai upaya dan cara yang harus dilakukan untuk persiapan fisik dan mental ini telah banyak dikupas oleh ulama - ulama maupun para pakar ilmu kesehatan dan akan makin banyak lagi menjelang bulan puasa tiba yang Insya Allah akan jatuh pada tanggal 8 Juli 2013. 
        Makanya, untuk kali ini kita tidak akan membahas persiapan fisik dan mental itu. Sebagai ibu rumah tangga biasa, hal yang harus juga dipikirkan adalah menyiapkan menu berbuka yang istimewa tanpa harus berlebihan yang bisa diterima seluruh anggota keluarga. Biasanya adalah berbagai hidangan manis yang menggugah selera, seperti kolak, aneka bubur dan makanan manis lainnya.
          Satu tanaman yang akan menjadi favorit para ibu saat Ramadhan nanti adalah PANDAN. Yup! Pandan sebagai tanaman beraroma dan juga pewarna yang bisa membuat hidangan berbuka puasa kita makin menggugah selera. so, gak ada salahnya kalau kita siapkan tanaman ini jauh - jauh hari, sehingga bila waktunya tiba, kita tidak kelabakan karena ternyata tanaman ini menjadi tanaman langka. 
         
Gb. Anakan Pandan Siap Ditanam
Tapi, yang akan disajikan ini adalah murni pengalamanku senagai ibu rumah tangga yang tidak memiliki dasar ilmu bercocok tanam sama sekali. Benar - benar murni hanya pengalaman saja dari tahun ke tahun. Okey! Kita mulai saja ya...
Idealnya, tanaman ini dipersiapkan tiga bulan sebelumnya. Tapi, sebulan dua bulan okeylah! Bismillah...
          Pertama - tama kita pilih tanaman pandan tua yang akan kita jadikan indukan ya? Pilih yang sehat dan banyak anaknya. Biasanya daunnya mulai mengecil karena terlalu sarat dengan anakan. Lalu pilih anak - anakan tanaman pandan yang sehat dan akan kita tanam ke dalam pot atau tanah. Untuk lahan yang terbatas, sebaiknya memakai pot saja. Pisahkan anakan pandan dari induknya, dan ambil yang akarnya banyak dan terlihat sehat.
Gb. Pot dan Campuran Media Tanam
            Siapkan pot dan media tanam. Tidak harus pot baru. Wadah apapun bisa dijadikan pot. Ember, kaleng bekas, panci bekas atau apa saja yang bisa difungsikan sebagai tempat menanam. Media yang biasa kupakai adalah campuran kompos, tanah kebun dan sekam bakar dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Isi sepertiga bagian pot dengan pecahan bata atau genting, lalu masukkan media tanam sampai setengahnya.
           Tanam anakan pandan dan timbun lagi dengan media sampai hampir penuh. Siram media sampai seluruhnya basah. Hal ini bisa dilihat dari air yang mengalir dari lubang di bagian bawah pot. 
              Letakkan pot yang berisi tanaman baru di tempat yang teduh. Siram setiap hari. Tanaman pandan menyukai tempat yang banyak air dan agak lembab. Jangan lupa dipupuk ya? Dan, karena akan digunakan untuk keluarga tercinta, pakai pupuk organik saja. Aku biasa menggunakan Bioboost dari K-link. (oops! iklan! he he he...). 
             
Gb. Siram dan Letakkan di Tempat Teduh
            Gak usah pakai disemprot - semprot insektisida. Tanaman pandan relatif gak ada hama. Paling gundul karena banyak tetangga atau saudara yang minta. Karena itu, siapkan saja sekalian beberapa pot. Makin banyak makin afdol deh! Kalau ada yang minta, kasih saja sekalian sama potnya. Yang ikhlas ya, sambil diniatkan sedekah. Wkwkwkwkwk.... Satu pot cukuplah untuk satu bulan dengan pemakaian normal. Pasti deh, akan membuat yang diberi tersenyum gembira. (siapa bilang sedekah harus menunggu kaya?)


Gb. Pandan Gemuk Tiga Bulan Setelah Tanam
                 




       Dengan penyiraman dan pemupukan teratur, juga hindarkan dari bekicot (hama paling sering dijumpai), dalam dua atau tiga bulan, pandan sudah gemuk dan siap dieksekusi, eh.. dijadikan bagian penyedap masakan untuk berbuka kita. Kalau ingin daun yang besar - besar, tiap ada anakan yang muncul sebaiknya dibuang saja. Tanaman pandan dalam pot ini bisa bertahan satu hingga dua tahun sebelum akhirnya harus diremajakan kembali. 
Bayangkan kolak tanpa pandan. Tetap enak sih, tapi kurang sip!
Jadi, tunggu apa lagi, ayo siapkan sekarang juga. Selamat mencoba!
          

Tuesday, April 26, 2011

CACING DAN ULAT


                Seperti biasa habis shalat subuh aku ke dapur untuk mempersiapkan sarapan pagi. Tapi hari ini hari libur, hari Jum’at tanggal merah. Liburan paskah rupanya. Ah, aku tak harus buru-buru menyiapkan sarapan karena tidak ada yang harus berangkat ke sekolah atau ke kantor. Karena aku tak merayakan paskah, sampai pukul lima seperempat aku masih bermalas-malasan duduk di dapur sambil menikmati segelas machiatto dan sepotong roti isi daging.